Label

mikrobiologi (2) Novel (1) Pernik (1) Sinopsis (1)

Sabtu, 24 November 2012

Mikroskop


 
Mikroskop adalah merupakan alat terpenting dalam mempelajari mikrobiologi. Dengan mikroskop kita dapat melihat, mengenali dan mengklasifikasikan jasad renik yang amat kecil menjadi  terlihat besar. Perkembangan mikroskop hingga saat ini juga menjadi salah satu prestasi dalam dunia mikrobiologi. Secara umum, inilah bentuk mikroskop dan diskripsi bagian-bagiannya.

Mikroskop
·         Lensa Okuler, berbeda dengan lensa objektif, lensa okuler berada didekat mata pengamat. Lensa ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak dan diperbesar yang ditangkap dari lensa objektif, sehingga mata kita dapat melihat preparat lebih besar.
·         Lensa Objektif, sesuai dengan namanya, lensa ini berada dekat dengan objek yang akan diamati. Membentuk bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar. Ada 3 macam lensa objektif berdasarkan kemampuan perbesarannya. Pada lensa ini dibantu denga revolver untuk mengatur perbesaran pada lensa objektif.
·         Revolver, fungsinya untuk mengatur perbesaran lensa objektif dengan cara memutarnya.
·         Kondensor, memiliki fungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk, alat ini dapat putar dan di naik turunkan.
·         Mikrometer (Pemutar halus), pengatur ini berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan mikroskop secara lambat, dan bentuknya lebih kecil daripada makrometer.
·         Makrometer (Pemutar kasar) makrometer berfungsi untuk menaik turunkan tabung mikroskop secara cepat.
·         Diafragma, berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.
·         Meja Mikroskop, berfungsi sebagai tempat meletakkan preparat  yang akan di amati.
·         Penjepit Kaca, penjepit ini berfungsi untuk menjepit kaca yang melapisi objek agar tidak mudah bergeser.
·         Lengan Mikroskop, berfungsi sebagai pegangang pada mikroskop.
·         Kaki Mikriskop, berfungsi untuk menyangga atau menopang mikroskop.
·         Sendi Inklinasi, untuk mengatur sudut atau tegaknya mikroskop.
Setelah kita mengetahui bagian-bagian mikroskop secara umum. Berikut ini adalah jenis-jenis mikroskop.
Mikroskop Medan Terang

Pembahasan sebelumnya merupakan penjelasan bagian-bagian dalam mikroskop medan terang. Dalam mikroskop medan terang, medan mikroskop atau daerah yang diamati diterangi dengan benderang sehingga objek-objek yang sedang ditelaah tampak lebih gelap dari pada latar belakangnya. Mikroskop majemuk, pembesaran dicapai dengan menggunakan sistem lensa berlawanan dengan mikroskop sederhana Leeuwenhoek, yang hanya menggunakan lensa tunggal, dimana lensa terdapat pada kondensor memusatkan kerucut cahaya pada medan spesimen. Sebagian dari berkas cahaya dalam kerucut cahaya ini secara langsung menembus lensa objektif untuk membentuk cahaya latar belakang atau medan terang. Berkas cahaya yang mengenai objek (mikroorganisme) pada spesimen tersebut dan menjadi “bengkok” difokuskan oleh lensa objektif sehingga terbentuk bayangan objek tadi. Bayangan tersebut diperbesar oleh lensa okuler. Jadi yang memberikan pembesaran permulaan ialah sistem lensa objektif kemuduan lebih diperbesar lagi oleh sistem lensa okuler.
     

Mikroskop Medan Gelap

Mikroskop medan gelap (Dark–Field Microscope) adalah mikroskop dengan medan yang mengelilingi preparat kelihatan gelap, sedangkan obyek yang diamati tampak lebih terang dari latar belakangnya. Hal ini terjadi karena mikroskop medan gelap digunakan kondensor khusus yang memiliki sudut apertura lebih besar dari lensa obyektif. Cahaya masuk kedalam lensa obyektif hanyalah cahaya yang didifraksikan oleh spesimen sehingga spesimen terlihat terang dengan latar belakang gelap. Mikroskop gelap digunakan untuk mengamati bakteri hidup, khususnya bakteri yang begitu tipis yang hampir mendekati batas daya pisah Mikroskop majemuk. Mikroskop medan gelap berbeda dengan mikroskop cahaya majemuk biasa dalam hal adanya kondensor khusus yang dapat membentuk kerucut hampa berkas cahaya yang dapat dilihat. Berkas cahaya dari kerucut ini tidak langsung diteruskan ke lensa obyektif, melainkan berkas cahaya ini dipantulkan dengan sudut yang kecil dari bagian atas preparat. Setiap berkas cahaya  yang menyentuh spesimen akan dipantulkan langsung kedalam obyektif dengan demikian spesimen terlihat putih pada latar belakang hitam. Tanpa spesimen, medan pandang kelihatan gelap, karena tidak ada sesuatu yang dapat menyebabkan cahaya dipantulkan ke lensa obyektif.
                             
Mikroskop Fase  Kontras

Mikroskop kontas fase, dasar dari Mikroskop kontas fase adalah cahaya yang masuk melalui suatu spesimen sebanding dengan indeks refraksinya.  Mikroskop fase kontras digunakan untuk melihat sel dalam keadaan utuh/hidup. Bila sinar melewati sel/bagian sel, cahaya tersebut akan berubah fase sesuai dengan indeksrefraksi sel. Cahaya yang melewati bagian padat sel (misalnya nukleus) akan mengalami perubahan fase secara relatif dibandingkan dengan bagian sekitarnya. Perubahan fase akan diinterferensikan oleh ring phase. Cahaya satu fase akan mengalami interferensi sehingga saling memperkuat dan menimbulkan warna terang. Cahaya yang berbeda fase akan mengalami interferensi juga namun dalam keadaan saling melemahkan sehingga cahaya yang dihasilkan redup.Pada mikroskop ini diadakan modifikasi lensa sehinggga perbedaan derajat terang tembus dari struktur sel dengan lingkungan sekitarnya dapat dilihat lebih jelas. Modifikasi lensa terletak pada kondensor dan lensa obyektif.  

Mikroskop Fluoresense dan Ultraviolet

Perbedaan mikroskop ini dengan mikroskop lainnya ada pada sumber cahaya yang digunakan.  Pada mikroskop fluoresense digunakan untuk mendeteksi adanya benda asing atau antigen (seperti bakteri, virus dan ricketsia) dalam jaringan. Untuk mikroskop ultraviolet menggunakan cahaya ultraviolet sebagai sumber utama pencahayaannya. Dengan pencahayaan ultraviolet, maka perbesaran bisa ditingkatkan menjadi 2x lipat dari mikroskop cahaya.
                      

Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron adalah sebuah mikroskop yang mampu untuk melakukan pembesaran objek sampai 2 juta kali, yang menggunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk  mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya. Mikroskop elektron ini  menggunakan jauh lebih banyak energi dan radiasi   elektromagnetik yang lebih pendek dibandingkan mikroskop cahaya.

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar